Thursday, January 3, 2013
Aku yang Bodoh atau Mereka?
Hari ke-4 di Tahun Baru Masehi. Tahun Barunya "Orang Lain". Bagiku tidak ada perbedaan mendasar antara 2012 dengan 2013. Orang merayakan dengan gegap gempita. Petasan dimana-mana memekakkan telinga. Bukan aku kurang simpati ataupun benci. Tapi itulah aku. Tidak terlalu suka dengan hingar-bingar seperti itu. Mubazir. Bukan aku tidak mampu memebeli petasan. Tapi, sayang uangnya mending buat jajan. Hanya orang-orang bodoh yang nyulut petasan lalu tutup telinga. Kenapa petasan dibunyikan kalau telinga penyulutnya ditutup. Bukankah itu yang dia inginkan. Suaranya yang dia cari. Setelah suaranya datang dia tutup telinga. Perbuatan yang sungguh bodoh.
Aku bilang bodoh seenak aku saja. Seenak mereka yang memekakkan telingaku dengan mercon-nya. Seenak mereka yang membunyikan petasan di atas rumahku. Sehingga terganggu tidurku. Seenak mereka yang mengarahkan petasan mercon ke arah pengendara sepeda motor sehingga terjadi kecelakaan.
Apakah semua kebodohan ini akan berlanjut hingga tidak ditemukan lagi tahun baru. Atau haruskah Aku ikut-ikutan seperti mereka-mereka yang aku anggap bodoh.
Sebenarnya mereka yang menuduhku bodoh. AKu ketinggalan jaman. Tidak aptudet. Kaku. Kolot. Karena aku sedikitpun tidak tertarik untuk merayakan malam pergantian tahun. Bahkan sekedar mencicipi jagung bakar mereka yang sedikit agak gosongpun aku sungkan.
Aku jadi bingung, AKu yang bodoh atau mereka yang bodoh???
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

he..he..perayaan tahun baru dan korelasinya terhadap budaya hidup boros, kayaknya bagus kalau dibuat tulisan :-)
ReplyDelete